Langsung ke konten utama

Postingan

Bercerita

Sore di awal bulan Juni 2020 Senja yang mulai nampak kala sore ini minggu kedua di bulan Juni 2020, masa dimana ada perbedaan kondisi baik di Jakarta maupun di seluruh dunia. Sudah hampir 3 bulan berlalu dunia mengalami krisis kesehatan yang tidak ada satu pun terlewat di belahan dunia ini yang merasakan dampaknya. Pandemi, yang disebut Covid 19 bermuara awal di pertengahan Desember 2019 hingga kini Juni 2020. Tak ada yang pernah mengetahui apa yang terjadi di kemudian hari sebab itu rahasia Illahi Rabbi. Refleksi diri yang dirasakan saat pandemi telah membawa perubahan tatanan kehidupan sosial,  menjadi bagian sejarah kehidupan manusia di muka bumi ini. Kekuatan waktu dan alam memudarkan batas logika manusia, virus yang tak terlihat kasat mata menjadi perang yang begitu menakutkan, usia tua muda, kelas sosial, tak memandang siapapun yang menyerang nya. Tepat 2 hari lagi yakni senin 08 Juni 2020 Jakarta sebagai pusat zona merah covid 19 mulai mencoba bangkit baik untuk memperbaiki ...
Postingan terbaru

Waktu

waktu.. taukah kamu bahwa tidak ada batasan untuk berhenti sejenak terkecuali pada massa yang sudah ditakdirkan untuk berhenti berputar. Kau tidak bisa mengulang apalagi berganti sejenak karena kau ada untuk hari ini, besok, atau kemarin yang telah berlalu. Bisakah kau memaafkan segala khilaf baik yang terulang kembali dengan berikan kesadaran yang penuh arti.  Hingga dapat mengerti bahwa kau ada teruntuk hilang dan tak akan pernah kembali dalam massa yang sama. waktu pertemukan diri pada tulus menyayangi yakni kedua orang tua di massa yang berbeda, hingga jelas bahwa hanyalah yang benar-benar ada berikan dengan perjuangan serta pengorbanan, tanpa alasan dan syarat. Tak terlewat waktuu.. mohon datangkan suatu kebaikan untuk berada di samping hidup dengan cinta dan kasih yang halal . Hingga damai dapat menyertai dan rasa tentram dapat di genggam.

Random

Kemarau di waktu yang seharusnya bermula namun tiada kunjung berada hingga tertutup oleh basah. Melawan prediksi yang perlahan berubah oleh waktu yang terus mengiringi. Hingga pada pertemuan  itu cukup 2 musim untuk melewatinya yang menyadarkan bahwa takdir adalah nyata yang tak bisa untuk terus di genggam oleh intuisi yang sesaat.  Tak semestinya memaksa dengan gigih bilamana yang terlewat telah terlupakan dengan arif, seperti daun yang gugur ditengah musim berganti tunas menghijau berbunga dan gugur kembali. Bukankah dunia ini baru saja permulaan yang tiada habis dan tak akan pernah kekal,  serta merta ada patah dan bahagia yang mengarunginya.Lantas mengapa terus memaksa bahagia senantiasa datang bila syukur saja harusnya sudah  mencukupi semua yang ada dan termiliki. Beginilah adanya tiada bisa berucap ikhlas dan sabar diantara nikmat yang tak pernah usai, waktu biarkan aku berpeluk kesah dalam kerapuhan namun jangan biarkan termakan oleh penghabisan yang tak berm...

Makna

Setidaknya ada kalimat yang tersampaikan bisa dimaknai dengan khidmat.  Mengkaji, menelaah, dan memilah tanpa harus memaksakan kehendak. Ada kalanya pesan bisa tersampaikan dengan bijak jikalau tak menghakimi, ada pula tidak dapat diterima karena suatu paksaan yang tak bisa dijelaskan baik secara nalar maupun rasa. Teruntuk waktu mari membentuk simpul yang rumit namun masih indah untuk dirangkai.  Setiap gelisah dan sukar seperti duri yang menghantarkan pada penawar-Nya  Serta rotasi bumi berputar pada porosnya akan menghantarkan pada keabadian yang semestinya.  Suatu hari dimana tak ada lagi pembeda materi namun materi yang akan jadi saksi.  Tiada yang dapat teratasi tanpa terkecuali dan terlupa untuk dilalui.  Maha Zat Pemberi biarkan tetap ada dalam ruh yang tak akan mati. 

Janji

Janji Hingga kini masih teringat akan janji. Janji yang disampaikan baik secara lisan maupun tulisan. Janji yang dirangkai dengan harapan dari suatu keadaan yang di ikhtiar kan.  Namun...  Pada satu waktu, detik, menit dan jam berlalu...  Janji hanya satu kata yang terkenang bahwasanya waktu belum dapat untuk menepati janji.  Bukan bermaksud mengingkari tetapi waktu berkata lain. Boleh jadi untuk saat ini atau memang selamanya.  Terganti Atau Tetap menetap diruang yang tak bisa diceritakan dengan banyak kata. 

Jarak Sajak

Bahasa banyak kata dan kalimat yang dapat  berbeda makna Pembeda maksud dan tujuan yang tidak bersekat Terungkapkan meski sulit untuk memahami dan dipahami Hanya saja kondisi belum dapat dinyatakan Dengan lantang dan tegas terucap Terselip do'a yang tak pernah berjarak Boleh jadi karena ungkapan dari lubuk hati kepada-Nya Yang dapat memahami dan tak memaksa untuk datang maupun pergi Tanpa menghakimi Namun selalu mengerti. Bagaimanapun... Dimanapun, dan sampai kapanpun Saat senja menjelang, Jakarta 06 Juni 2020